WSATCC Kembali Vakansi

D

Gerimis malam itu (22/12) tidak mengurungkan niat ratusan anak muda kota malang untuk datang ke lapangan parkir utara Fisip Univesitas Brawijaya. Ya, White Shoes and the Couples Company menjadi alasan ratusan remaja tesebut untuk rela kehujanan.

Switchin’ Time menjadi tema acara yang di selenggarakan oleh Mixth Event Organizer. Selain itu Bazzar, Art Exhibition, Band competition,dll. Juga meramaikan acara ini. Beberapa boots usaha kreatif juga berdiri disekitar panggung utama.

Acara ini dibuka oleh beberapa home band dan band lokal seperti  ICE-O, DEE MARIPOSA,SYNONYM, DEEP FOREST SYMPHONY, dan sebuah band yang cukup menarik perhatian yaitu HUMI DUMI.

Sekitar pukul sembilan malam akhirnya White Shoes and the Couples Company pun naik panggung.  Berjalan – jalan dipilih menjadi nomor pembuka penampilan mereka malam itu. Dilanjutkan dengan empat lagu yang diambil dari album pertama mereka seperti, Sabda Alam, Senandung Maaf, Windu dan Defrina juga Tentang Cinta. Namun ada sedikit kurang maksimalnya sound di beberapa penampilan awal mereka.

Selangkah keseberang semakin menaikkan tensi acara. Apalagi di tengah acara Sari Sartje sang vokalis mulai mengeluarkan gerakan tarian khasnya, gemuruh tepuk tangan penonton pun menggema. Berikutnya WSATCC berhasil memaksa penonton Sing along di lagu Masa Remadja.

Sekali lagi band yang selalu berpenampilan ala 60 an ini mampu memecah crowd. Gairah pun semakin memuncak dan tanpa disadari hampir semua penonton semakin bebas mengerakkan tubunya mengikuti hentakan tempo cepat di lagu macam Vakansi, Senja Menggila, dan Matahari.

Crowd dan WSATCC malam itu benar – benar intim. Dua lagu yang diambil dari EP Menyanyikan Lagu – Lagu Daerah yaitu Cangkul Riang dan lembe – lembe, Sari mampu mengajak penonton melakukan flashmob sebuah gerakan tarian. Tanpa ragu penonton pun suka rela mengikuti gerakan sang vokalis yang juga seorang penata rambut itu meski gerimis pun kian lebat.

Setelah menyanyikan dua lagu daerah itu ke-enam personil WSATCC pun turun panggung yang langsung direspon teriakkan we want more..we want more..oleh penonton. Sebagian penonton pun mulai meninggalkan bibir panggung. Setelah beberapa menit WSATCC kembali muncul. Mereka yang sempat meninggalkan panggung segera berlari kembali mendekati panggung.

Alunan string bernuansa swing sendu keluar dari amplifier sang lead gitar Saleh Husein yang tidak lain adalah intro dari lagu Kisah Dari Jakarta Selatan lalu di ikuti koor massal penonton. Dilanjutkan dengan tembang Roman Ketiga yang kembali menaikkan tempo atmosfer acara malam itu. Aksi Kucing didapuk sebagai encore dari penampilan WSATCC malam itu. Saya rasa penampilan WSATCC malam itu cukup mengobati rasa rindu penggemarya setelah terakhir tahun 2005 WSATCC perform di Kota Malang.

(Visited 160 times, 1 visits today)

Author: Redaksi

Share This Post On

Submit a Comment